Apakah diabetes melitus dapat disembuhkan ?

Membicarakan penyakit kadangkala menjadi sebuah hal yang tabu bagi sebagian masyarakat. Hal ini dikarenakan adanya ketakutan atau pamali yang bisa berakibat terkenanya penyakit yang sedang dibicarakan tersebut. Hal ini wajar saja,  sama halnya dengan mitos membicarakan setan yang mana timbulnya ketakutan bahwa membicarakan setan berarti mengundang setan itu sendiri. Namun untuk hal penyakit haruslah kita mengetahuinya agar kita waspada dan dapat melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Yakinlah bahwa membicarakan penyakit bukan berarti mengundanya untuk datang. Begitupun halnya dengan diabetes melitus. Banyak orang menghindar membicarakan penyakit satu ini. Sebenarnya kalau kita mempelajari lebih jauh, akan sangat bermanfaat karena kita jadi tahu seberapa bahayanya penyakit ini. Kita pun jadi tahu upaya-upaya apa saja yang perlu kita ambil guna menghindarkan diri darinya. Banyak orang bertanya apakah diabetes melitus itu bisa sembuh ? Jawaban secara medis : tidak. namun apakah cukup sampai disini ? Tidak juga. Diabetes melitus dapat dicegah dan dapat dikendalikan dan dikontrol. Tujuannya adalah mencapai taraf hidup seoptimal mungkin walaupun hidup dengan diabetes melitus.

Langkah-langkah pencegahan diabetes melitus :

  • Atur pola makan. Hindarilah terlalu banyak makanan dan minuman manis. Perbanyaklah makan sayur dan buah yang kaya serat.
  • Olahraga secara teratur. Luangkan waktu untuk olahraga minimal dua kali seminggu. Jalan kaki dan bersepeda adalah olahraga yang murah meriah akan tetapi menghasilkan kesehatan yang optimal.
  • Istirahat cukup. Berilah waktu yang cukup untuk tubuh kita melakukan relaksasi sendiri.
  • Hindari stres dan tekanan sekecil mungkin. Semua orang pasti mengalami yang namanya tekanan hidup. Namun usahakanlah untuk selalu memandang hal itu sebagai selingan hidup agar kita tidak jatuh dalam kategori depresi berlebihan.
  • Jagalah berat badan. Jangan sampai overweight maupun underweight. Baik kelebihan maupun kekurangan dapat memicu terjangkitnya diabetes karena faktor ketahanan tubuh yang tidak seimbang.
  • Melakukan pemeriksaan darah terutama kadar gula dalam darah. Ada beberapa indikasi penyakit diabetes dalam tubuh yang harus kita waspadai. Kadar gula yang tinggi diatas 120 mg/dl adalah kondisi yang perlu mendapat pengobatan dokter secara tepat.

 

Pelajari Penyebab Anak Terlahir Autis

1. Bisakah Anak Lahir Autis ?

Setiap orangtua dari keluarga baru pasti akan menantikan cucu-cucu yang baik dan dapat diandalkan di masa depan. Kehamilan seorang ibu selalu menjadi hal yang dinantikan di dalam keluarga.

Ibu dengan bersabar menahan bayi di dalam rahim selama 9 bulan, sebelum akhirnya lahir ke bumi. Demi anak dapat lahir dengan sehat dan normal, banyak sekali pantangan yang harus dilakukan demi kesehatan ibu dan bayi.

Orangtua tentu ingin memiliki anak yang normal dan dapat berkegiatan seperti orang normal. Walaupun seperti itu, orangtua harus siap menerima segala konsekuensi yang terjadi pada kehidupan anak, salah satunya anak lahir menderita autis.

2. Penyebab Anak Lahir Autis


Penyebab anak lahir bisa beraneka ragam. Orangtua harus sejak dini mengatur pola gizi makanan baik sebelum kehamilan hingga pasca kelahiran. Ada beberapa hal yang menyebabkan orangtua berpotensi melahirkan anak autis, sebagai berikut:

• Genetik

National Institute of Health menyatakan bahwa keluarga yang memiliki usia sudah cukup tua akan berisiko memiliki anak autis. Hipotesis menjelaskan jika kekuatan sperma semakin lemah apabila telah menua dan melakukan pembuahan dengan sel terlu.

Ini menyebabkan pembuahan dan hingga masa melahirkan, perkembangan anak terlahir tidak secara sempurna.

• Gaya Hidup Ibu Saat Kehamilan

Menurut penelitian gaya hidup saat kehamilan dapat memengaruhi keadaan janin di dalam rahim. Seorang ibu yang kekurangan vitamin D saat usia kehamilan 20 minggu berisiko memiliki anak autisme pada usia 6 tahun.

Selain itu, kekurangan vitamin D juga dikaitkan dengan anak yang rentan terkena skizofrenia, asma dan mengurangi kepadatan tulang ibu hamil

• Lingkungan Sekitar

Menurut studi Leo Kanner, sifat orangtua memengaruhi terbentuknya pikiran anak. Apabila orangtua terlalu kaku dan membatasi gerak anak, maka ini akan membuat anak menjadi frustasi.

3. Ciri-ciri Anak Autis

Ciri-ciri anak autis mudah sekali untuk diketahui. Ada beberapa gejala yang wajib diwaspadai ketika anak melakukan beberapa aktivitas dibawah ini secara tidak sadar.

• Anak autis susah untuk mengekspresikan sesuatu

• Anak autis sangat fokus terhadap suatu hal, sehingga ia akan melakukan kegiatan tersebut berulang kali

• Anak autis sulit untuk berkomunikasi, sehingga kosa kata yang dimiliki sangat terbatas. Pada usia normal, anak akan mampu meniru perkataan orangtua diatas umur enam bulan.

Hal ini berbeda dengan anak autis yang membutuhkan waktu lama untuk meniru kata-kata

Ada baiknya sebagai orangtua sudah melakukan pencegahan, baik sebelum atau sesudah kelahiran. Apabila hal tersebut tidak bisa dihindari, maka sebagai orangtua tidak boleh putus asa.

Ada banyak cara agar anak dapat hidup normal, seperti melakukan terapi, melatih anak berbicara, mengajak anak jalan-jalan, dan lain-lain.

Mengenal Ciri-ciri Autis Ringan

Autisme atau autis merupakan kondisi ketika seseorang mengalami gangguan pada bagian otaknya. Berdasarkan kondisinya, autis terbagi atas dua jenis, yakni ringan dan parah. Pada autis ringan, gejala autisme bisa diatasi dengan melakukan terapi-terapi tertentu.

Sebelum melakukan terapi, dokter akan menganalisa dan menentukan jenis terapi apa saja yang perlu dilakukan. Sementara itu, jika tingkatnya sudah parah, autisme perlu ditangani dengan lebih intensif.

Penderita autis harus lebih sering menjalani terapi. Selain itu, mereka juga akan diberikan obat dan dilarang untuk mengonsumsi makanan-makanan tertentu.

Umumnya, autis terdeteksi sejak masih kanak-kanak. Anak pengidap autis akan mengalami keterlambatan bicara. Beberapa dari mereka bahkan bisa berbicara sendiri. Untuk lebih jelasnya, berikut ciri-ciri autis ringan yang perlu kita ketahui.

A. Sulit Memahami

Berbeda dari anak pada umumnya, anak autis ringan sulit untuk mehamami situasi apapun. Entah itu belajar, bermain, maupun berinteraksi. Oleh karena itu, mereka perlu diajari dengan penuh kesabaran.

Jika tergesa-gesa, pelajaran yang diajarkan akan percuma. Mereka akan kesulitan mengolah informasi tersebut di otak mereka.

B. Sulit Berkomunikasi

Ciri lainnya yang mudah ditemukan pada penderita autis ringan ialah kesulitan berkomunikasi. Mereka kesulitan mengucapkan sesuatu sehingga berbicara dengan terbata-bata. Bahkan, tidak jarang kata-kata yang diujarkannya menjadi tidak jelas.

C. Perkembangan yang Terhambat

Karena adanya gangguan di sistem syaraf, perkembangan anak autis ringan juga akan terhambat. Mereka akan kesulitan belajar berjalan maupun belajar berbicara. Kecepatan berpikirnya juga cenderung lebih lama dari anak-anak lain.

D. Mengabaikan Lingkungan

Penderita autisme ringan akan mengabaikan lingkungan sekitarnya. Mereka tidak suka bergaul dengan banyak orang. Biasanya, mereka akan menghabiskan waktu bermain di dalam rumah.

Pemberian Vitamin Daya Ingat Sebagai Solusi Penderita Autis Ringan

Ciri-ciri penderita autis ringan bisa diminimalisir dengan berbagai cara. Yang pasti, orang tua perlu mendampingi anak untuk mengikuti terapi. Namun selain itu, anak juga perlu diperlukan vitamin daya ingat.

Vitamin ini akan merangsang fungsi otak sehingga anak bisa meningkatkan daya ingatnya. Selain itu anak autis ringan juga bisa lebih berkonsentrasi ketika belajar.

 

BRADIKARDI PADA JANTUNG

Kondisi dimana jantung berdenyut lebih lambat daripada normalnya, yaitu kurang dari 60 kali/ menit. Kondisi ini dapat dikatakan bradikardi saat tensi darah dilakukan dalam keadaan sadar (Tidak sedang tidur).

PENGETAHUAN – Pada kondisi normal manusia, dalam keadaan sadar jantung akan berdetak 60-100 kali/ menit. Dalam keadaan tidak sadar/ tidur 40-50 kali/ menit. Namun penderita bradikardi akan mengalami detak jantung dibawah 60 kali/ menit pada saat sadar. Kondisi ini mengkhawatirkan, penderita bradikardi sendiri seperti orang normal yang sedang tidur, padahal mereka dalam keadaan sadar.

Penderita tidak akan menunjukan gejala dan komplikasi dalam beberapa kasus. Tetapi, saat detak sudah mulai menurun hingga kurang dari 50 kali/ menit, biasanya akan merasa nyeri dada, pingsan, sesaj napas. Namun ini jangan dipandang sebelah mata. Penderita harus mendapat pertolongan dengan cepat dan tepat. Jika tidak, maka nyawa adalah taruhannya.

PENYEBAB BRADIKARDI

  1. Penyakit yang mengganggu sistem jantung, seperti jantung koroner, serangan jantung, infeksi.
  2. Penggunaan obat yang bertujuan untuk penyakit jantung dan hipertensi.
  3. Timbul kondisi yang perlambat saluran elektrik ke jantung (Hiptiroid, dan Hiperternia).
  4. Seiring berrambahnya usia, maka kondisi dan kesehatan jantung akan melemah.

GEJALA BRADIKARDI

Karena jumlah denyut jantung yang rendah, maka darah juga dapat memompa darah yang kaya akan oksigen dengan sangat rendah. Maka, hal ini akan menimbulkan beberapa gejala, seperti;

  • Terlalu lelah
  • Nyeri dada
  • Masalah pengingatan
  • Mudah lelah saat melakukan aktivitas fisik
  • Pingsan
  • Lemas
  • Pusing

PENCEGAHAN

 

 

Bradikardi sering disebabkan karena kelainan pada jantung. Maka dari itu pola hidup yang sehat sangat penting. Beberapa langkah pencegahan yang bisa kita lakukan, antara lain;

 

 

  • Olahraga dengan teratur. Namun, penderita bradikardi harus berkonsultasi pada dokter olahraga apa yang sesuai dan tidak berbahaya untuk penderita.
  • Tidak merokok. Rokok dengan kandungan nikotin yang tinggi juga akan memperlambat kerja jantung.
  • Tidak mengkonsumsi alkohol dengan berlebihan.
  • Mengobati penyakit seperti hipertensi dan kolesterol. Sebab, kedua penyakit ini akan menghambat kinerja jantung
  • Diet sehat. Perbanyak kondumsi buah, gandum, protein, makanan rendah lemak.
  • Menjaga berat badan tetap ideal.