Mengenal Ciri-ciri Autis Ringan

Autisme atau autis merupakan kondisi ketika seseorang mengalami gangguan pada bagian otaknya. Berdasarkan kondisinya, autis terbagi atas dua jenis, yakni ringan dan parah. Pada autis ringan, gejala autisme bisa diatasi dengan melakukan terapi-terapi tertentu.

Sebelum melakukan terapi, dokter akan menganalisa dan menentukan jenis terapi apa saja yang perlu dilakukan. Sementara itu, jika tingkatnya sudah parah, autisme perlu ditangani dengan lebih intensif.

Penderita autis harus lebih sering menjalani terapi. Selain itu, mereka juga akan diberikan obat dan dilarang untuk mengonsumsi makanan-makanan tertentu.

Umumnya, autis terdeteksi sejak masih kanak-kanak. Anak pengidap autis akan mengalami keterlambatan bicara. Beberapa dari mereka bahkan bisa berbicara sendiri. Untuk lebih jelasnya, berikut ciri-ciri autis ringan yang perlu kita ketahui.

A. Sulit Memahami

Berbeda dari anak pada umumnya, anak autis ringan sulit untuk mehamami situasi apapun. Entah itu belajar, bermain, maupun berinteraksi. Oleh karena itu, mereka perlu diajari dengan penuh kesabaran.

Jika tergesa-gesa, pelajaran yang diajarkan akan percuma. Mereka akan kesulitan mengolah informasi tersebut di otak mereka.

B. Sulit Berkomunikasi

Ciri lainnya yang mudah ditemukan pada penderita autis ringan ialah kesulitan berkomunikasi. Mereka kesulitan mengucapkan sesuatu sehingga berbicara dengan terbata-bata. Bahkan, tidak jarang kata-kata yang diujarkannya menjadi tidak jelas.

C. Perkembangan yang Terhambat

Karena adanya gangguan di sistem syaraf, perkembangan anak autis ringan juga akan terhambat. Mereka akan kesulitan belajar berjalan maupun belajar berbicara. Kecepatan berpikirnya juga cenderung lebih lama dari anak-anak lain.

D. Mengabaikan Lingkungan

Penderita autisme ringan akan mengabaikan lingkungan sekitarnya. Mereka tidak suka bergaul dengan banyak orang. Biasanya, mereka akan menghabiskan waktu bermain di dalam rumah.

Pemberian Vitamin Daya Ingat Sebagai Solusi Penderita Autis Ringan

Ciri-ciri penderita autis ringan bisa diminimalisir dengan berbagai cara. Yang pasti, orang tua perlu mendampingi anak untuk mengikuti terapi. Namun selain itu, anak juga perlu diperlukan vitamin daya ingat.

Vitamin ini akan merangsang fungsi otak sehingga anak bisa meningkatkan daya ingatnya. Selain itu anak autis ringan juga bisa lebih berkonsentrasi ketika belajar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *