Pelajari Penyebab Anak Terlahir Autis

1. Bisakah Anak Lahir Autis ?

Setiap orangtua dari keluarga baru pasti akan menantikan cucu-cucu yang baik dan dapat diandalkan di masa depan. Kehamilan seorang ibu selalu menjadi hal yang dinantikan di dalam keluarga.

Ibu dengan bersabar menahan bayi di dalam rahim selama 9 bulan, sebelum akhirnya lahir ke bumi. Demi anak dapat lahir dengan sehat dan normal, banyak sekali pantangan yang harus dilakukan demi kesehatan ibu dan bayi.

Orangtua tentu ingin memiliki anak yang normal dan dapat berkegiatan seperti orang normal. Walaupun seperti itu, orangtua harus siap menerima segala konsekuensi yang terjadi pada kehidupan anak, salah satunya anak lahir menderita autis.

2. Penyebab Anak Lahir Autis


Penyebab anak lahir bisa beraneka ragam. Orangtua harus sejak dini mengatur pola gizi makanan baik sebelum kehamilan hingga pasca kelahiran. Ada beberapa hal yang menyebabkan orangtua berpotensi melahirkan anak autis, sebagai berikut:

• Genetik

National Institute of Health menyatakan bahwa keluarga yang memiliki usia sudah cukup tua akan berisiko memiliki anak autis. Hipotesis menjelaskan jika kekuatan sperma semakin lemah apabila telah menua dan melakukan pembuahan dengan sel terlu.

Ini menyebabkan pembuahan dan hingga masa melahirkan, perkembangan anak terlahir tidak secara sempurna.

• Gaya Hidup Ibu Saat Kehamilan

Menurut penelitian gaya hidup saat kehamilan dapat memengaruhi keadaan janin di dalam rahim. Seorang ibu yang kekurangan vitamin D saat usia kehamilan 20 minggu berisiko memiliki anak autisme pada usia 6 tahun.

Selain itu, kekurangan vitamin D juga dikaitkan dengan anak yang rentan terkena skizofrenia, asma dan mengurangi kepadatan tulang ibu hamil

• Lingkungan Sekitar

Menurut studi Leo Kanner, sifat orangtua memengaruhi terbentuknya pikiran anak. Apabila orangtua terlalu kaku dan membatasi gerak anak, maka ini akan membuat anak menjadi frustasi.

3. Ciri-ciri Anak Autis

Ciri-ciri anak autis mudah sekali untuk diketahui. Ada beberapa gejala yang wajib diwaspadai ketika anak melakukan beberapa aktivitas dibawah ini secara tidak sadar.

• Anak autis susah untuk mengekspresikan sesuatu

• Anak autis sangat fokus terhadap suatu hal, sehingga ia akan melakukan kegiatan tersebut berulang kali

• Anak autis sulit untuk berkomunikasi, sehingga kosa kata yang dimiliki sangat terbatas. Pada usia normal, anak akan mampu meniru perkataan orangtua diatas umur enam bulan.

Hal ini berbeda dengan anak autis yang membutuhkan waktu lama untuk meniru kata-kata

Ada baiknya sebagai orangtua sudah melakukan pencegahan, baik sebelum atau sesudah kelahiran. Apabila hal tersebut tidak bisa dihindari, maka sebagai orangtua tidak boleh putus asa.

Ada banyak cara agar anak dapat hidup normal, seperti melakukan terapi, melatih anak berbicara, mengajak anak jalan-jalan, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *